PUISI

KITA TAK PERNAH SALAH

Entah apa awalnya,
kita saling mengumpat..
bukan cinta yang membuat kita salah..
diri kitalah yang begitu naif memperebutkan kesalahan..

entah apa..
aku belum mengerti makana dari kata ‘salah’
dan andai kau bisa mendengarku..
saat ini aku bisa berucap :
aku tak salah..
kau tak salah..
kita tak pernah salah..

aku salahkan diriku,
kau salahkan dirimu..
tapi tenanglah sayang..
kau dan aku tak salah..

salahkan saja waktu ;
yang tega menggunjing kita,
mempersulit gerak kita,
meniadakan kau,
dan kita terlepas karenanya..

sekali lagi aku tegaskan..
KITA TAK PERNAH SALAH…
andai bisa kita arahkanwaktu..

RACUN DALAM CINTA OH..

Bukankah cintamu telah menjelma
Bermetamorfosis nafsu dalam nafasmu
Tidakkah janji yang kita torehkan
Di bawah runtuhan langit
Ketika melati gugur
Menebar Ketenangan
Mencium bau tanah
Tentang ketulusan
Untuk keinginan

Kucoba menata serpihan ini
Dengan dosa kelam
Sebagai dusta nista

Siangku sudah bernganti
ketika jantungku terus meraba
ketika nafasku tak henti mencari
Bintang telah hiasi malamku
tak cukup untuk sisi hati
Degan gelap kebekuan

Jika seribu lilin telah rela
Taklah guna bersusah
Bahkan lebih
Bukan seteguk kebahagiaan
Untuk kedamaian sejati

Esok
Tiada beda
Sungguh jiwa telah letih
Dengan tanya akan arti hidup
Aku telah hilang bentuk

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: